Pantang Menyerah dalam Dedikasi Siswanto Senin, 28 Oktober 2019

Pantang Menyerah dalam Dedikasi Siswanto Image © ISS Indonesia.

Aura yang positif berbalut optimisme, seakan makin terpancar dalam pribadi dan perilaku sehari-hari seorang Siswanto. Sis, begitu ia biasa disapa, memang belum lama ini bertolak ke tanah suci Mekkah dan Kota Madinah di Arab Saudi. Di bulan Juni lalu, Sis bersama istrinya berkesempatan untuk menjalani ibadah umrah gratis selama 10 hari. Bagi pria berusia 33 tahun ini, ibadah umrah ini layaknya buah manis dari suka duka perjalanan hidup dan karir yang telah ia lalui.

Siapa sangka, pria kelahiran Pemalang, Jawa Tengah ini pernah harus berjalan kaki menempuh jarak 3 kilometer dari kost tempat ia tinggal menuju ke pabrik manufaktur Sari Roti di Cikarang, yang menjadi lokasi penempatannya saat ia pertama kali bekerja. Demi menghemat penghasilan Rp18.000,- per hari yang ia terima di tahun 2006 itu, berjalan kaki selama hampir dua jam pun ikhlas ia lakukan.

Bapak dua anak ini juga masih ingat, betapa penasaran ia dengan perusahaan tempatnya melamar pekerjaan sebagai petugas kebersihan. Tepatnya di bulan Februari 2006, Sis yang berbekal ijazah Sekolah Menengah Atas (SMA) resmi bergabung di perusahaan penyedia jasa/layanan fasilitas terpadu ISS Indonesia. “Yang saya tahu sebelumnya itu, hanya ada cleaning service-nya saja. Tapi ternyata ada yang lain, selain cleaning. Akhirnya saya coba dalami, pelajari, ternyata asyik juga ketemu orang setiap hari, nyapa, ketemu klien,” cerita Sis yang mengidolakan Ki Hajar Dewantara ini.

Seiring waktu, Sis yang mahir dalam seni bela diri pencak silat ini mulai meyakini, dengan peluang promosi dari perusahaan yang diberikan kepada karyawan berprestasi dan memenuhi kualifikasi. Perlahan tapi pasti, Sis pun mendapat kesempatan promosi. Berawal sebagai cleaner, Sis kemudian dipercaya untuk menjadi team leader, dan meningkat lagi sebagai supervisor. Di tengah perjalanan karirnya, tepatnya pada tahun 2015 sampai 2018, Sis bahkan meningkatkan kualitas pendidikan formalnya dengan berkuliah dan lulus tingkat Diploma 3 (D3) jurusan Manajemen Perkantoran.

Dari pelajaran dan pengalamannya selama 13 tahun mengabdi dan pantang menyerah menghadapi berbagai tantangan, Sis mengaku telah merasakan perkembangan signifikan, baik melalui nilai tambah yang ia berikan maupun yang ia terima dari jerih keringatnya bekerja. “Memberikan respon yang positif kepada anak-anak (buah), manpower di area juga lebih mengerti, bisa berkomunikasi dengan sopan. Saya juga bisa beli rumah sendiri, bisa sekolah dengan biaya sendiri, jadi sudah lebih mapan,” ungkap frontliner ISS Indonesia yang kini menjabat sebagai Service Supervisor untuk pabrik manufaktur Suzuki di daerah Tambun, Bekasi ini.

Adalah sistem nilai inti (core values) dan konsep pelayanan “Service With A Human Touch” atau SWAHT yang telah membudaya di ISS Indonesia, yang selalu ia tanamkan dan terapkan baik itu pada dirinya sendiri, anak buah, hingga keluarga dan tetangga di lingkungan rumahnya. Penggemar kesenian Jawa ini mengatakan, “Sistem nilai Honesty We Respect itu pengaruhnya sangat besar, dan sangat dianjurkan. Dengan kejujuran, kami kalo menemukan barang-barang sparepart kecil seperti spion mobil dan lain-lain, itu kami laporkan ke security. Kami juga jadi merasa dihargai.”

Bagi Siswanto, pekerjaannya adalah rumah sekaligus keluarga keduanya. Ia berharap agar timnya lebih kompak dan bisa saling membantu satu sama lain, minimal dengan saling mendoakan untuk bisa maju bersama. Dalam karirnya, Sis terus meningkatkan kualitas pelayanannya kepada klien sekaligus kepada rekan-rekan kerjanya, untuk mewujudkan harapannya menapaki jenjang karir yang lebih tinggi.

Siswanto adalah satu dari 11 orang pemenang Puntadewa Club dalam GREAT Award 2019, dimana mereka merupakan orang-orang terpilih di ISS Indonesia. Sebagai role model yang dikenal rendah hati dan pantang menyerah, cerita Siswanto mengingatkan kita pada kalimat bijak Ki Hajar Dewantara: “Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah. Dengan ilmu, kita menuju kemuliaan."


0 Komentar