Fokus dan Konsisten dalam Perjuangan Mencapai Garis Finis Kamis, 18 Juni 2020

Fokus dan Konsisten dalam Perjuangan Mencapai Garis Finis Image © ISS Indonesia.

Saya mempunyai filosofi bekerja yang persis sama dengan hobi saya bersepeda gunung. Banyak sekali tantangan dan rintangan yang saya hadapi, banyak jalur-jalur sepeda yang ekstrem. Namun tetap saya kayuh sekuat tenaga, mengatur napas, hingga saya sampai di garis finis.”

Begitulah Iwan Setiawan menggambarkan filosofinya dalam bekerja. Sosok teladan yang kini merupakan Key Segment Head Discrete Manufacturing di ISS Indonesia ini menceritakan bahwa baginya hidup adalah pilihan, dan menjalaninya tentu butuh perjuangan.

Dalam perjuangan itu, tantangan demi tantangan ia hadapi dengan berbagai hambatan yang kerap merintangi, dan bahkan tak sedikit membutuhkan pengorbanan. Seperti rela meninggalkan keluarga untuk sementara waktu, demi fokus pada pekerjaannya karena area tugas yang mengharuskannya memilih melakukan hal itu.

Untuk mencapai garis finis, Iwan mengayuh pedal sepeda gunungnya sekuat mungkin. Seperti halnya ia bekerja untuk mencapai hasil yang semaksimal mungkin dan berusaha agar tidak salah dalam melangkah. Be yourself. Jadilah diri sendiri. Saya yakin dengan kita bekerja suka cita, semangat, fokus dan konsisten, pasti akan tercapai tujuan tersebut,” ucapnya.

Berkarir selama hampir dua dekade lamanya, Iwan yang memulai karirnya sebagai team leader cleaning service ini mengakui kalau memang banyak pelajaran yang ia dapatkan selama bekerja di ISS Indonesia. Selain belajar dari orang lain di sekitarnya, ia juga berusaha memanfaatkan ilmu sebaik mungkin dari pelatihan-pelatihan yang pernah ia dapatkan.

“Saya banyak belajar sama orang-orang. Kalau mengikuti seminar, ikut kelas, ikut workshop, saya hanya diam mendengarkan. Kalau ada yang kurang jelas, saya bertanya. Saya tidak memperlihatkan diri saya sebagai yang paling pintar. Tapi apa yang disampaikan itu kita serap dan kita implementasikan. Itu yang paling penting,” jelasnya.

Akuntabilitas juga ia bangun atas kepercayaan dan dukungan dari atasannya. Untuk menjaga hal ini, selain dengan hasil yang mencapai target, ia pun berusaha untuk menyelesaikan masalah yang ada sehingga tidak perlu mengeskalasikan masalah kepada atasannya. Alhasil, karirnya berhasil ia tingkatkan dari waktu ke waktu. Tanpa harus meminta, melainkan ia buktikan dengan hasil yang ia capai.

Director of Industry and Manufacturing ISS Indonesia, Harinuan Dongoran menjelaskan bahwa kualitas kinerja dan profesionalitas Iwan begitu terpercaya. Keberhasilan dalam pencapaian-pencapaian yang Iwan berikan untuk perusahaan pun membuatnya semakin mendapat kepercayaan dengan tanggung jawab yang lebih besar lagi.

“Beliau sudah bisa melakukan transformasi dari input-based ke output-based di beberapa klien dan itu sudah tidak diragukan lagi. Engagement dengan klien luar biasa, engagement dengan tim sangat luar biasa. Apalagi dengan drive result, beliau bisa melakukan apa saja untuk mencapai hasil yang diinginkan,” tutur Harinuan Dongoran.

Sebagai pemimpin di dalam timnya, Iwan mengakui kalau dirinya terbilang strict, bekerja dengan cepat karena ingin mencapai target, dan menekankan agar persiapan di awal pekerjaan haruslah benar untuk mencapai hasil yang maksimal. Tak jarang, ia kerap over manage dalam pengawasan demi menghindari keluhan dari klien ataupun hal-hal yang tidak diinginkan.

Meski begitu, kedekatan dengan tim secara profesional tetap ia bangun. Ia terus memotivasi timnya dengan menjadi contoh yang baik, yang ia harapkan dapat menginspirasi untuk semuanya agar bisa berkembang bersama-sama dan tidak keluar dari jalurnya.

“Karena kekuatannya di bisnis ini adalah kekuatan manusia. Setahu saya, kalau sudah tim, sudah gampang banget itu kerja. Tapi kalau tim itu sudah keluar dari jalurnya, nah itu yang berbahaya,” Iwan menegaskan.

Dalam keberhasilan pencapaian karirnya selama ini, adalah keluarga yang menjadi motivasi terbesar dan tujuan hidup Iwan kini. Pria berusia 42 tahun ini meyakini bahwa dukungan dan doa sang istri beserta ketiga anak-anaknya lah yang telah menjadi kekuatannya melalui berbagai tantangan hidup dan pekerjaan yang ia hadapi. Selain juga berdoa dan berserah diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Iwan Setiawan dinobatkan sebagai penerima Bima Club pada penghargaan “The Best Employee” ke-89 lalu, sehingga menjadikannya sebagai salah satu kandidat Puntadewa Club 2020. Iwan berharap, ia akan dapat terus berkarya untuk perusahaan dan mengembangkan timnya untuk maju bersama-sama, selama masih dipercaya untuk melakukannya. Untuk terus fokus dan konsisten mengayuh pedalnya, dalam perjuangan untuk mencapai hasil yang maksimal.***


0 Komentar
Favorite Pembaca
Artikel Terkait
Lebih Dari Sekadar Security
Jumat, 26 Juni 2020

Lebih Dari Sekadar Security

Ibu Menginspirasi Saya
Sabtu, 06 Mei 2017

Ibu Menginspirasi Saya

Belajar dari Tantangan dan Pengalaman
Senin, 14 Oktober 2019

Belajar dari Tantangan dan Pengalaman