Bapak, Sosok Inspiratorku Senin, 18 September 2017

Bapak, Sosok Inspiratorku Image © ISS Indonesia.

Adalah sosok Bapak yang tak kenal lelah dan selalu siap siaga disertai senyum mengembang mewarnai rona wajah teduh bijaksana, yang mewarnai masa kecilnya, dan  menjadi pemberi inspirasi utama kelak untuk pilihan karirnya. Nurul Fazri –atau Fazri, kerap ia dipanggil—mengingat jelas bagaimana almarhum ayahnya bekerja sebagai petugas kebersihan sekaligus penjaga di sekolah. 

“Sosok Bapak saat saya kecil sangat membekas hati dan benak saya. Kemudian ketika dewasa, saudara saya mempromosikan jenjang karir yang jelas di ISS. Kemudian, saya lihat foto-foto profil saudara saya tersebut” ujar Fazri saat memantapkan langkahnya untuk dengan ISS. 

Dalam menjalankan tugas sehari-harinya, putra Betawi dan ayah dua orang putri ini teguh berpegangan pada prinsip kehidupan seperti yang diajarkan oleh almarhum ayahnya: yaitu menepati shalat tepat lima waktu, serta bekerja dengan ikhlas dan tulus, demi memetik buah yang baik dalam kehidupan. Buah dari keteguhan prinsipnya pun terbukti. Awal bulan Agustus 2017 lalu, disaksikan oleh keluarga tersayang, Fazri menjadi salah satu great people yang menerima penghargaan Apple Award, yang diberikan langsung oleh CEO ISS Indonesia Elisa Lumbantoruan dan CEO ISS Group Jeff Gravenhorst.  Rasa bangga pun menyeruak hatinya. “Untuk menjadi panutan, tidaklah mudah. Secara konsisten, selain bersikap ikhlas dan tulus, kita harus senantiasa menjalankan beragam SOP yang ada di area,” tegas Fazri melengkapi kiat keberhasilannya.

Genap lima belas tahun Fazri menjalani kehidupan kerja di ISS yang telah memberikan banyak perubahan dalam kehidupannya. “Jujur, saya dulu dipandang kecil oleh keluarga. Kini, setelah mapan, mereka sangat memperhatikan saya, seiring dengan adanya perubahan status sosial di tengah keluarga” ujar pria penggemar makanan dengan bumbu kecap. 

Fazri juga merasakan dirinya lebih percaya diri saat berbicara atau memberikan briefing ´di depan orang banyak. Berlatih di hadapan cermin adalah tips sederhana yang dilakukan oleh Fazri untuk membiasakan diri berbicara di depan orang banyak. Berkah lain yang ia dapatkan, adalah kepastian proteksi untuk keluarga saat salah satu buah hatinya dirawat di rumah sakit hingga sembuh dimana seluruh biaya ditanggung oleh asuransi dengan proses yang mudah.

Sebagai seorang pemimpin, pengagum Kiai Zainuddin MZ (alm) dan Ustad Uje (alm) ini berbangga hati saat menyaksikan rekan kerja yang dulu berada di bawah bimbingannya telah menjadi seorang manager di area lain, sebuah posisi yang bahkan lebih tinggi dari posisi dirinya sendiri. “Keberhasilan adalah tidak hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk tim kita. Setiap hari, saya konsisten mengulang pelatihan SOP untuk para frontliner cleaning sebelum mereka pulang” ujar Fazri saat menjelaskan tip-tip utuk meningkatkan kinerja tim di lapangan.


0 Komentar