Pancaran Kekuatan Lewat Sikap Keibuan Rabu, 20 Desember 2017

Pancaran Kekuatan Lewat Sikap Keibuan Image © ISS Indonesia.

Kekuatan yang ada pada diri seseorang tidak selamanya harus terpancar dari fisik yang menonjol.  Kekuatan yang sejati justru seringkali terbungkus dalam sosok pribadi yang tenang, berwibawa, dan tidak jarang pula bersifat keibuan. “Sebagai wanita dia teramat sangat luar biasa. Dia mampu menunjukkan bahwa wanita itu juga harus kuat,” papar Ovi Nurmilawati mengenang sosok seorang pahlawan wanita Indonesia, Cut Nyak Dhien.

Ibu Ovi, demikian Site Manager di Binus School Serpong ini biasa dipanggil rekan kerja dan para bawahannya, seringkali menghabiskan waktu selepas bekerja dengan membaca beragam buku bacaan demi memperluas cakrawala pengetahuannya. Selain membaca, memasak khususnya masakan Betawi adalah juga salah satu hobi bagi ibu lima putra-putri ini.

“Kalo pas sekolah lagi libur panjang, biasanya kita ngumpul sama klien, makan bareng masakan saya. Klien suka masakan saya,” ujar Ovi sambil tersenyum kecil. Cara seperti ini menjadi alat yang dipakainya untuk menjalin kedekatan dengan klien.

Ovi yang lahir di kota Tangerang, empat puluh tiga tahun silam, teramat sangat mensyukuri pekerjaan yang dimilikinya saat ini. Waktu tempuh perjalanan dari rumah ke area yang hanya menghabiskan waktu sekitar 10 menit perjalanan, memberinya banyak waktu untuk bercengkrama dengan keluarga selepas kerja. “Waktu saya memutuskan bergabung dengan ISS adalah untuk membantu suami yang baru berhenti bekerja,” kenangnya atas keputusan yang dibuat delapan belas tahun lalu.

Bagi Ovi, ISS Indonesia bukan sekedar sebuah perusahaan penyedia jasa kebersihan, namun juga bagaikan keluarga besar yang telah membantunya dalam memenuhi biaya pendidikan anak-anaknya hingga sarjana kelak. Bagi Ibu yang mengawali karirnya di ISS sebagai seorang cleaner di RS Mayapada Cikokol ini, pendidikan rendah bukanlah penghalang bagi setiap orang untuk mencapai posisi puncak di perusahaan. “Saya mau terus kerja disini sampai saya pensiun,” ungkapnya sebagai sebuah harapan di waktu yang akan datang.

Kecintaannya akan pekerjaan dan perusahaan dimana ia bernaung, mampu melahirkan keberanian untuk menghadapi segala jenis tantangan, termasuk ketika harus berhadapan dengan premanisasi disekitar area Binus School Serpong. “Waktu itu, saya temui langsung kepala premannya, dan bicara baik-baik dengan dia. Secara saya juga orang sini, jadi ya semuanya bisa berjalan dengan baik,” ungkap Ovi.

Tidak ada kata cukup untuk sebuah inovasi, itu yang terus menjelajahi benak pikirannya. Sampai pada suatu ketika bersama pihak klien, Ovi berhasil menciptakan pupuk kompos dari sisa-sisa pangkasan rumput area taman Binus School Serpong. Pupuk yang dihasilkan tidak hanya digunakan untuk tanaman-tanaman yang berada di lingkungan Binus School, namun juga pepohonan yang berada di luar lingkungan.

Terus memberikan pengajaran kepada para bawahannya mengenai cara bekerja dan kehadiran tepat waktu adalah cara yang dilakukan Ovi Nurmilawati untuk menciptakan kader-kader operator terbaik yang dimiliki ISS Indonesia.


0 Komentar
Artikel Terkait
Berikan Layanan Melebihi Ekspektasi
Senin, 28 November 2016

Berikan Layanan Melebihi Ekspektasi

Melayani Setulus Hati
Sabtu, 18 November 2017

Melayani Setulus Hati

Dedi Menyulap Warkop Jadi Inovasi
Senin, 20 Maret 2017

Dedi Menyulap Warkop Jadi Inovasi